Mata Malam Mentari
Kisah ini
menggambarkan seorang wanita yang menjual kehormatannya kepada para pria hanya
untuk kesenangan dirinya, serta mencari uang tambahan saku kuliah. Wanita ini
kuliah di Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta. Wanita seperti ini di dunia perkuliahan
disebut Ayam Kampus, Mentari dialah namanya. Fandy adalah teman
satu kampus dengan Mentari. Diam-diam Fandy memperhatikan dan
memendam rasa suka terhadap Mentari.
Mentari adalah anak semata wayang yang dilahirkan dari keluarga
broken home. Kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing,
sampai-sampai anaknya sendiri tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang
darinya. Diluar pekerjaannya sang Ayah berbisnis barang haram/narkoba, juga
suka bermain wanita malam. Begitu juga dengan sang Ibu yang berselingkuh dengan
pria lain. Kedua orang tua Mentari setiap pulang selalu malam hari.
Perbuatan kedua orang tuanya tidak diketahui oleh Mentari. Akibat
perbuatan kedua orang tuanya, Mentari menjadi wanita liar dan berbuat
semaunya.
Pada suatu
hari, ketika Mentari berkencan dengan "Om-Om Senang" di hotel
dan Mentari juga sudah ditunggu dengan orang yang merupakan teman kencan
Mentari, yang ternyata Ayahnya sendiri. Mentari terkejut, nggak
menyangka semua ini terjadi. Akhirnya pertengkaran mulut terjadi antara Ayah
dan Anak. Tiba-tiba ada aparat polisi datang untuk merazia PSK dan penginap
maupun tamu gelap yang berada di hotel. Ayah Mentari tertangkap. Kemudian Mentari
kabur dari hotel. Salah satu aparat polisi melihat Mentari, lalu mengejarnya.
Kejar-mengejar pun terjadi. Di jalan raya Mentari ditolong Fandy
yang sedang mengendarai motor. Mentari luput dari pangejaran aparat
polisi. Motor Fandy masih melaju kencang. Tiba-tiba ada seorang wanita
menyebrang, kemudian tertabrak dan ternyata Ibunda Mentari. Sebelum meninggal
dipangkuan Mentari, Sang Ibu meminta maaf kepada Mentari karena
selama ini dia telah menyia-nyiakan Mentari.
