Minggu, 29 September 2013

MATA MALAM MENTARI



Mata Malam Mentari
Kisah ini menggambarkan seorang wanita yang menjual kehormatannya kepada para pria hanya untuk kesenangan dirinya, serta mencari uang tambahan saku kuliah. Wanita ini kuliah di Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta. Wanita seperti ini di dunia perkuliahan disebut Ayam Kampus, Mentari dialah namanya. Fandy adalah teman satu kampus dengan Mentari. Diam-diam Fandy memperhatikan dan memendam rasa suka terhadap Mentari.  
Mentari adalah anak semata wayang yang dilahirkan dari keluarga broken home. Kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, sampai-sampai anaknya sendiri tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang darinya. Diluar pekerjaannya sang Ayah berbisnis barang haram/narkoba, juga suka bermain wanita malam. Begitu juga dengan sang Ibu yang berselingkuh dengan pria lain. Kedua orang tua Mentari setiap pulang selalu malam hari. Perbuatan kedua orang tuanya tidak diketahui oleh Mentari. Akibat perbuatan kedua orang tuanya, Mentari menjadi wanita liar dan berbuat semaunya.
Pada suatu hari, ketika Mentari berkencan dengan "Om-Om Senang" di hotel dan Mentari juga sudah ditunggu dengan orang yang merupakan teman kencan Mentari, yang ternyata Ayahnya sendiri. Mentari terkejut, nggak menyangka semua ini terjadi. Akhirnya pertengkaran mulut terjadi antara Ayah dan Anak. Tiba-tiba ada aparat polisi datang untuk merazia PSK dan penginap maupun tamu gelap yang berada di hotel. Ayah Mentari tertangkap. Kemudian Mentari kabur dari hotel. Salah satu aparat polisi melihat Mentari, lalu mengejarnya. Kejar-mengejar pun terjadi. Di jalan raya Mentari ditolong Fandy yang sedang mengendarai motor. Mentari luput dari pangejaran aparat polisi. Motor Fandy masih melaju kencang. Tiba-tiba ada seorang wanita menyebrang, kemudian tertabrak dan ternyata Ibunda Mentari. Sebelum meninggal dipangkuan Mentari, Sang Ibu meminta maaf kepada Mentari karena selama ini dia telah menyia-nyiakan Mentari.

By Reker Dwi Purnomo